Reog dan Batik

Reog Ponorogo sempat diklaim ama Malaysia, dan namanya jadi Tari Barongan. Atau batik yang juga dianggap kebudayaan Malaysia?? Wah, berita ini tentu udah basi yah, kalo kata temen saya… it’s so last year…🙂

Kebetulan hari Jumat, 12 Juni 2009 lalu, saya menghadiri Pembukaan Gelar UMKM Jogja di Taman Pintar Yogyakarta. Salah satu kesenian yang ditampilkan adalah Reog Ponorogo. Ternyata, pertunjukan reog itu emang bagus banget yah… baru kali ini saya menyaksikan dan bener-bener menyimak tariannya… wah… pantes aja Malaysia ngiri, dan nge-klaim kalo reog itu punya mereka :v

Saya juga sempat nanya ke salah satu penarinya, berapa sih berat beban reog ituh?? ternyata 60 kilogram!!😮 dan menopangnya hanya dengan digigit!! Waduh..giginya kuat banget.. ck..ck…ck…

Bisa kebayang kan gimana beratnya???
Foto bareng dengan my lovely boss Bu Ismi (baju biru) dan
Ibu Ana Haryadi Suyuti (ibu Wakil Walikota Yogya)

Selain ituh, saya juga sempat liat stand batik… sebagai orang Jogja saya kok malah belum pernah nyobain membatik yah? padahal nenek saya dulu juga pembatik. Nyesel banget deh.. makanya begitu ada kesempatan nyobain, saya nyoba deh…😀

Ternyata tidak mudah… harus luwes tangannya…teliti dan cermat.
Kebudayaan kita ternyata begitu indah, luhur dan sayang sekali jika tidak mengenalnya dengan baik. Kalaupun minat kita terhadap budaya tidak terlalu besar, paling tidak kita harus tau dan peduli. Jangan sampai generasi baru di Indonesia akhirnya cuman gigit jari melihat hasil peradaban bangsanya di-klaim menjadi kebudayaan bangsa lain.

Published by

annafardiana

A happy wife of a happy hubby, pemeran utama di blog pribadi.

14 thoughts on “Reog dan Batik”

  1. Narsis banget potonya,,kenapa enggak naik ke reognya neng??kan biar tambah narsis heheJangan aaah nanti kacian sama penarinya,, takut jatuh sakit karena keberatan beban hehehe

    Like

  2. Inget batik inget Almarhum ibu saya. Ibu saya bisa mbatik untuk kain jarik, mungkin di desa saya yaa satu2 nya yang bisa mbatik. Waktu kecil biasanya tangan saya ditaruh di bawah kain yang sedang dibatik. Panas sih.. tapi asik.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s