Menara MTQ Kendari

(ki-ka) Agung, Bapak, my hubby, Lany, Ibu, dan saya

Setelah 2 hari berkonsentrasi pada acara pernikahan adik saya, kami sekeluarga menghabiskan banyak waktu untuk jalan-jalan.

Yang kami kunjungi adalah Menara dan Gedung MTQ, sebuah landmark kota Kendari, Sulawesi Tenggara yang dulu dibangun saat jadi tuan rumah penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran tingkat Nasional ke-21 tahun 2006. Halaman luasnya atau bisa disebut alun-alun, sering dijadikan tempat pergelaran acara, bazaar ataupun konser musik.

Hanya saja, gedung ini terbengkalai dan tidak terawat. Kotor dan bau😦 sayang sekali. Padahal saya yakin, pembangunannya menghabiskan uang bermilyar-milyar… *geleng-geleng kepala* Bisa membangun tapi tidak mampu merawat😦

Inilah gedung MTQ yang luar biasa megah itu, sayang tidak dirawat dengan baik. Gambar saya ambil dari sini.

Kami  juga sempat ke Museum Negeri Kendari. Banyak peninggalan sejarah Kendari dan suku-suku asli Sulawesi Tenggara. Namun, setali tiga uang.. museum ini tidak terawat. Gedung utamanya terkunci, setelah kami menghubungi pegawai museum, barulah gedung utama dibuka..

Dan di museum inilah saya sempat jatuh pingsan..hehe.. awalnya cuma berkunang-kunang, tapi lama-lama jadi gelap..tau-tau udah berbaring di lantai museum. Mungkin karena kelelahan mengikuti acara pernikahan dan terlalu bersemangat jalan-jalan🙂 Bikin repot bapak-ibu mertua dan suami saya.

Rumah Panggung yang merupakan rumah adat suku Tolaki, suku asli Sulawesi Tenggara

Tapi jangan khawatir, perjalanan saya di Kendari tidak terhenti, masih sempat menikmati kuliner.. di tepi Teluk Kendari🙂

Published by

annafardiana

A happy wife of a happy hubby, pemeran utama di blog pribadi.

54 thoughts on “Menara MTQ Kendari”

  1. wow keren yaw
    semoga ajah tidak hanya berlomba lomba mendirikan masjid tapi berlomba lomba untuk menghidupi masjid dgn berjamaah, dibuat ngaji jg biar masjid sllu hidupp

    blogwalking

    Like

  2. wahh megah yaw kek masjid agung semarang,,,
    tapi sayang malah disalh fungsikan hehe.. banyak yg menjadikan masjid tempat pacarann

    blogwalking berkunjung dan ditunggu kunjungan baliknya
    salam blogger
    maksih😀

    Like

  3. asik nih…jalan-jalan ke kendari…
    cuma prihatin juga ya dgn banyaknya “tempat2 bersejarah” yg tdk terawat.
    padahal waktu mendirikannya cukup menghabiskan anggaran daerah di situ.. (halahh..sok tau aku ki…hehe)
    .-= any anfit´s last blog ..Tali asih pertamaku =-.

    Like

    1. wah kalo untuk rumah tinggal udah gak ada seperti nya bun..
      yang di foto itu di museum. penduduk sana udah pada punya rumah modern. sehingga rumah tradisionalnya habis.. kemakan jaman😦

      Like

  4. Banyak gedung yang tidak terawat, padahal nilai sejarahnya tinggi. Hmm, kalo capek memang bs bikin berkuang2 ..;aga kesehatan klo jalan-2 ya jeung.🙂

    Like

  5. pengsan?? waduh kamu terlalu semangat itu na,hahaha… untung banyak yg ngejagain ya??

    btw gedungnya sayang banget ya?? emang itulah masalah kebanyakan orang disini,cuma bisa bangun gak tau ngerawatnya… sayang sekali

    lanjut ceritanya:D
    .-= didot´s last blog ..Menjadi yang dibutuhkan =-.

    Like

  6. Astagaaaa..
    Pake pingsan segala, Naaa??
    Duh.. Kasian banget, deh.. Mungkin karena kecapekan dan udaranya panas kali ya, Say..

    Untung badanmu kecil, Na.
    Coba kalo segede bagong kayak diriku… Mungkin aku dibiarin pingsan di lantai museum, kali… hihihihi
    .-= Lala´s last blog ..You Can Do It! =-.

    Like

  7. saya jadi ingat kisah Ustad Yusuf Qorodowi, seoarang yulama besar di dunia, ketika beliau berkunjung ke Indonesia belaiau di bawa ke mesjid2 megah di Indonesia. Beliau berkata: saya nggak butuh tempat2 megah tapi kosong aktifitas. Saya butuh para pemuda2 yang aktif dalam berdakwah, mana para pemuda itu?

    Sepertinya kadang kita hanya bangga dengan simbol2 kemegahan dan melupakan aktivitas serta pemanfaatan suatu bangunan.
    .-= big sugeng´s last blog ..Foto pinggir sawah pagi hari =-.

    Like

  8. salah satu kebiasaan buruk bangsa ini adalah tidak mau merawat aset yang dimilikinya, gedung ini merupakan satu contoh aset yg tidak terawat. pantas kalo ada pengunjung yang sampai pingsan🙂

    Like

  9. waduhh … dikowww jatuh pingsan, knp tuh – kali belum makan or darah rendah? Kalo darah rendah, gak mungkinlah – wong bajunya plus myhubby – merah manyala …🙂 … pasti kurang darah – minum vitamin zat besi (tambah darah) … hehehe …
    .-= abrus´s last blog ..‘konflik-@ward =-.

    Like

      1. waaa….embaakkk…liat piku2nya jadi pengen ikutannn…mau ikut kalo lesana lagi yaahhh, pokoke awas nek gak di ajak…ngambek.com

        besok Oyen ke Jogja lho mbak 3 hari…huehehehehe…moga bisa ketemu yah🙂

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s