Saya Ingin Jatuh Cinta Lagi

Pernah jatuh cinta?

Saya pernah jatuh cinta.

Bahkan sejak ketika masih kecil, masih ingusan. Walaupun itu tergolong cinta monyet. Hm.. jatuh cinta dengan ukuran yang tidak pasti. Tidak masuk akal.

Beranjak remaja, jatuh cinta sedikit masuk akal. Kepada seorang teman yang pinter main basket, populer di sekolah. Haa…begitu dangkal, tapi lucu untuk dikenang.

Beranjak dewasa, jatuh cinta dengan begitu banyak syarat. Standar yang tinggi, dia harus itu, harus ini.. tapi ternyata standar itu semakin menjauhkan saya dari bahagia. Jawabnya adalah kecewa. Mungkin karena ini bukan lagi cinta monyet, tapi kingkong..

Ketika, harus memilih.. ternyata dia tidak sesempurna seperti yang saya inginkan. Tapi, justru cinta yang ini membuat saya benar-benar jatuh cinta. Cinta yang tidak bersyarat.

Kini, saya ingin jatuh cinta lagi. Tapi cinta yang bagaimana lagi?

Cinta yang membuat saya terbirit-birit ingin melihat wajah itu. Cinta yang membuat saya mau berbuat apapun demi bertemu dan melihat wajah itu. Yang mampu membuat saya rela berkorban apapun, demi cinta itu.

Saya ingin jatuh cinta lagi.

Cinta yang membuat saya terbangun di malam hari, hanya karena terbayang bagaimana wajah itu. Cinta yang membuat saya tidak sedetik pun melupakan dan menyebut nama itu.

Saya ingin jatuh cinta lagi.

Cinta yang membuat sujud saya lebih dalam.

Agar saya termasuk menjadi mukmin yang mendapatkan surga dari Allah, tapi juga mendapatkan tambahan yang merupakan kenikmatan tertinggi. Yaitu ketika Allah membuka hijab-Nya.. sehingga saya bisa memandang wajah-Nya.

Saya ingin jatuh cinta lagi.

Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga) dan tambahannya (melihat wajah Allah Ta’ala). Dan muka mereka tidak ditutupi debu hitam dan tidak (pula) kehinaan. Mereka itulah penghuni surga, mereka kekal di dalamnya” (QS Yunus:26).


NB :

ide tulisan ini muncul sepulang pengajian minggu pagi, di mana Pak Ustadz menjelaskan, bahwa surga bukanlah kenikmatan tertinggi seorang mukmin.

Namun, ketika Allah membuka hijab-Nya, agar mereka bisa melihat wajah-Nya. Allahu Akbar..

Published by

annafardiana

A happy wife of a happy hubby, pemeran utama di blog pribadi.

50 thoughts on “Saya Ingin Jatuh Cinta Lagi”

  1. sapa yg ga mau coba jatuh cinta..??
    hihi..
    oh ya namanya anna mirip sama teman ku namanya juga ana dia sekrg di pesantren di sukabumi..
    cerita yang lucu, bagus, wah pokonya bikin seneng bacanya juga..
    salam kenal ya na..??
    trus skrg kelanjutannya gimana..???

    Like

  2. Saya berkali-kali membaca kalimat-kalimat terakhir Mbak Anna …

    Jujur …
    Baru sekarang saya membaca hal itu …

    Ini patut di renungkan …
    Ini patut menjadi bahan pemikiran …
    Ini patut dikaji secara lebih mendalam …

    Terutama untuk arti-arti yang tersirat …

    Dan itu rasanya mungkin lebih indah dari Jatuh Cinta Biasa …

    Salam saya Mbak

    Like

    1. sama dengan saya Om..
      saya juga baru tau tentang hijab Allah yang terbuka hanya untuk mereka2 yan terpilih. pas denger tuh.. ada desiran di hati…

      yah, semoga desiran itu tetap ada.. sampai saya bener2 jatuh cinta kepadaNya.🙂

      Like

  3. bersyukurlah kita dilahirkan sebagai muslim, yang diizinkanNYA utk meraih tempat tertinggi disisiNYA.
    Semoga Allah swt selalu memberikan ridhoNYA pada kita semua.
    Dan, mengizinkan kita semua utk selalu mencintaiNYA lebih dari yg lain yg ada didunia ini,amin.
    terimakasih utk pencerahannya Mbak Anna.
    salam hangat utk keluarga
    semoga selalu sehat
    salam
    .-= bundadontworry´s last blog ..Manfaat Lain Dari Teh Sisa =-.

    Like

  4. kadang aku ingin bertatapan denganNya lalu protes… kadang pula aku ingin bertatapan denganNya lalu bertanya banyak hal… tapi lebih sering aku takut bertatapan denganNya karena dosaku….. dan jika aku benar-benar setidaknya bisa berada di rumahNya.. aku mungkin hanya akan menangis…hanya menangis ( Ia mengetahui apa yang ada di dalam hatiku…)

    makasi atas pencerahan ini…..

    Like

    1. hm… iya yah ceu🙂
      saya juga sering pengen protes. pengen nangis, kenapa ini kenapa itu?
      tapi, kita harus lebih banyak berterimakasih kepada Nya. atas hidup ini, atas banyak hal yang tak terhitung lagi dari Nya

      Like

  5. sumpah aku baru aja nulis tentang anugerah tertinggi dari Allah saat membuka hijabNYA,barusan aku komen dari tempatnya mas atma,dan disana aku nulis soal ini.

    subhanallah,semoga kami semua diijinkan kiranya mendapat anugerah tertinggi ini , tapi saat ini saya merasa belum pantas ,karena masih jauh dari harapan saya sendiri,masih banyak dosa dan khilaf,ibadah masih suka males2an ,ya Allah tolong bantu kami,kami lemah tanpa pertolonganMU,kami berharap bertemu dengan Engkau kelak dalam keadaan yg baik,dan melihat wujud asliMU ya Allah,itulah kerinduan terbesar jiwa kami ya Rabb
    .-= didot´s last blog ..Apapun cuacanya bersyukurlah jawabannya =-.

    Like

  6. Dia justru telah jatuh cinta pada kita, maka Dia membuat kita dengan cintaNya. Sayang, seringkali kita terlupa pada cinta itu, bahkan menyepelekan cintaNya. Padahal, satu-satunya yang mencintai kita dengan tulus adalah Tuhan yang menciptakan kita dengan sempurna.. Kok kita ya berani2nya tho…

    Like

  7. Banyak orang mengaku cinta pada Allah dan Allah hendak menguji cintanya itu. Namun sering orang gagal membuktikan cintanya pada sang Khaliq, karena disebabkan secuil musibah yang ditimpakan padanya.

    Tapi di sisi lain, persaudaraan yang terjalin atas dasar cinta dan benci karena-Nya, adalah anugerah indah yang telah diberikan Allah Ar-Rahiim kepada hamba-hamba-Nya yang beriman…

    (QS.Al-Anfal [8]: 63). Mereka, orang-orang beriman satu sama lain adalah saudara, “Innamal-mu’minuuna ikhwah, Sesungguhnya, hanya sesama orang-orang berimanlah yang bersaudara.”(QS.Al-Hujurat [49]: 10); menghimpun cinta karena-Nya lantas membuktikannya dalam kata dan lakunya.
    .-= dika´s last blog ..Lukman dan Anaknya =-.

    Like

    1. iya, terkadang hanya ujian kecil saja membuat kita lupa akan cintanya.

      tapi, saya pun juga hanya manusia biasa. berusaha keras untuk setia sampe mati, setia pada Nya, tidak berpaling. walopun tidak mudah, semoga kita bener2 jatuh hati dan jatuh cinta, sehingga membuat kita mau berkorban apapun untuk mendapatkan Ridho Nya. aminnnn

      Like

  8. Ketaata kita akan semua Perintah dan menjauhi segala laranganNYA adalah salah satu manifestasi Kecintaan kita kepada Allah Swt, Puncaknya adalah ketika kita mengharapkan pertemuan dan kerinduan kepadaNYA…Saya juga Ingin sekali MencintaiNYA dengan Kesungguhan dan istiqomah…Semoga Mampu…
    Mengingat Allah setiap saat juga bentuk upaya kita menghadirkan Allah dalam kehidupan kita, hingga rasa cinta itu tetap terjaga…
    Postingan yang indah, mengajak kita untuk mencapai Kenikmatan tertinggi itu…🙂
    .-= atmakusumah´s last blog ..Kopdar Pertamax =-.

    Like

  9. i like this quote ” . . .bukan cinta monyet tapi kingkong”,hehe. . . busyet gede banget

    btw,saya juga sedang merindu-NYA,semonga hati ini selalu di beri kekuatan dan kesabaran. . .🙂

    Like

  10. * Subhanallah, semoga dapat bertemu dengan cinta yg Hakiki…yg mampu menyadarkan diri bahwa kita ini sangat2 kecil dihadapan-NYA.

    * Kadang kala keinginan untk menemukan cinta yg hakiki tsb tidak langsung terjawab saat itu, karena Hidayah-NYA pula lah yg membuka MATA HATI KITA masing-masing….Semoga.

    Like

      1. Oyen suka postingan ini…hmmm…romantis sekali, apalagi bertemu dengan Kekasih seluruh umat, Kekasih yang tak pernah ingkar janji, Kekasih yang selalu memberikan cinta tak bertepi dan Kekasih yang selalu mencinta tanpa pamrih…

        Semoga mbak Anna, saya dan sobat blogger yang lain termasuk orang-orang yang bisa menatap wajahNya, mendapat rahmat dan ampunanNya..Aminn

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s