Blogger Galau

Postingan ini sebenernya pindahan dari kicauan saya di twitter. Sore yang luang.. kebetulan karena lagi gak masuk kerja, alias sakit.. saya cuman tinggal di rumah. Sambil nunggu suami pulang saya blogwalking.. tapi bukan ke blog-blog yang biasa saya kunjungi loh. Tapi sengaja untuk ‘tersesat’. Blog-blog yang baru pertama kali saya kunjungi dan bisa jadi saya lupa jalan kembali ke blog itu.

Yah, blog-blog itu sepi sodara… (kalo diliat dari jumlah komennya), walopun tidak menutup kemungkinan punya banyak silent reader.

Blog-blog itu bercerita tentang banyak hal, melalui berbagai cara. Lewat foto, puisi, atau tulisan biasa. Tapi punya 1 benang merah, yaitu curhat. Alias curahan hati, kegundahan… yang sepertinya dituliskan secara bebas. Tanpa takut dianggap rapuh. Saya suka. Banget.

Itu mengingatkan saya pada diri saya sendiri.. beberapa tahun yang lalu. Tahun 2006, ketika saya mulai ngeblog di friendster. Saya sebut blog curhatan gak jelas, blog abal-abal. Tidak peduli jumlah kunjungan, tidak peduli jumlah komentar yang masuk. Tapi saya bebas curhat se curhat-curhatnya.

Lho, emang sekarang gak merasa bebas? Iya.

Saya tau, blog saya ini juga bukan blog dengan tingkat kunjungan yang tinggi.. rendah malah. Tapi setiap postingan pasti ada yang komen kan? Hehehe… walopun sedikit.:mrgreen: Dan entahlah.. mungkin ada silent reader di sini? Hayooo ngaku… *kalo ngaku, bukan silent reader lagi dong Ann… *🙂

Mungkin karena tau ada yang baca.. membuat saya ‘tertahan’ dalam bercerita. Saya merasa kurang jujur.

But don’t get me wrong.. Kurang jujur bukan berarti saya berbohong ya.. insya Allah apa yang saya tulis di blog ini adalah kebenaran. Apa adanya. Hanya tidak utuh.

Saya kemudian bertanya pada diri sendiri, apa iya perlu bikin tulisan ber-password? Hm, saya belum pernah..

Atau postingan yang hanya bisa dibaca oleh admin? Kalo ini saya pernah, tapi akhirnya saya turunkan statusnya menjadi draft. Apa bedanya kan?

Dan kicauan saya di twitter itu pun mendapat banyak tanggapan dari follower yang juga blogger.

@plendhusisme : kalo kata @suryaden posting galau alias sak karepe dewe adalah kontemplasi paling mujarab :))

@plendhusisme : wahahaha buatku blog adalah media cerita untuk kita baca dimasa depan, kita akan tau owh begitu to kita berproses😀

@MissCoepid : aku skg juga kalo mo curhat dblog suka ditahan2 mbak..😀

@itsfiyy : suka banget mengunjungi blog yang lucu-lucu,posting cecintaan, seru.. Pengen kayak gitu tapi malu kalau harus curhat di blog

@partnerinvain : aku punya yg special curhat tp ngga di WP atau blogspot kdg ngga ada yg baca jg ngga papa🙂

Artinya kegundahan saya sebagai seorang blogger soal kebebasan buat curhat di blog ternyata juga dialami beberapa blogger yang lain. Sampe ada yang bikin blog khusus curhat. Ya.. sah-sah aja.. walopun kalo saya sendiri sih gak sanggup, blog 1 aja kadang gak keurus…

Dan saya pun mungkin setelah ini akan lebih ‘terbuka’ dalam curhat-curhat saya.. in positive way tentu saja.. dengan eiylekhan kalo kata Om NH. Tidak sekadar curhat menye-menye atau penuh emosi, tapi mencoba mencari hikmah dan solusi.  Setuju?😉

Atau mungkin kamu punya pendapat lain? Cerita dong…

Published by

annafardiana

A happy wife of a happy hubby, pemeran utama di blog pribadi.

8 thoughts on “Blogger Galau”

  1. kalo wat Oyen, pengen blog juga jadi amal pribadi, jadi berharap ada nyang bisa ngambil manfaat kalo ngebaca, dan termasuk orang nyang pikir beribu kali sebelon posting, karena emang bisa diliat banyak orang, dan lebih seneng pake ID samaran..hehehehe…

    apa kabar Mbak Anna? Semoga selalu sehat🙂

    Like

  2. Dulu sering banget galau waktu belum punya suami soale bingung mau curhat sama siapa jadi sukanya dipendem2 dan kadang menyalurkan kegalauan di socialnetworkingsite atau di blog. Tapi sekarang dah jarang galau aku mb..hehehe..gaya amaat yak q ni

    Like

  3. Alhamdulillah selama ngeblog aku gak pernah nutup komentar, karena menurutku kita posting berati kita minta ditanggapi. Kalau gak mau ditanggapi ya mending ditulis di buku harian, gak ada yang tau sama sekali.

    Like

  4. dulu aku 3 tahun ngeblog dengan menutup kolom komentar. Bukan blog curhat tapi blog catatan harian, sehingga aku merasa tidak perlu org komentarin keseharian aku dan membuatku sakit hati hehehe.
    Mau galau? Aku punya blog khusus galau tuh hahaha

    Like

  5. Kadang itu yang sulit, mau bicara apa, kalau mungkin yang dibicarakan akan menyinggung orang lain. Namun mungkin menulis blog (jika kita mau) juga dapat mengasah kemampuan menulis, sehingga mengungkap sesuatu meskipun mencubit, tapi tidak sakit😀.

    Like

  6. sebenernya kalo nulis di blog ya terserah yang punya blog ya. mau curhat atau apapun ya bebas aja.
    yang penting, menurut gua, jangan menyakiti orang lain aja…🙂

    Like

  7. meskipun aku bukan blogger dan tidak sedang galau, tapi aku tetap berkunjung lho mb..🙂

    curhat di blog, ya…asal tau mana yg perlu/tdk perlu diekspose di depan publik, kurasa sah2 saja…. Tp kalo terlalu pribadi, kdg2 risih jg bacanya. Hihihi….

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s