birtday-cake-kolase

Refleksi 33

Happy Birthday To Me… Happy Birthday To Me..

Iya, saya ulang tahun. Udah lewat sih, tepatnya tanggal 15 September kemaren. Tapi baru sempat bikin postingan sekarang. Hm, umur 33 tahun. I’m not that young anymore. Kepala tiga! Ponakan yang dulu saya gendong-gendong aja udah kelas 1 SMA.🙂

Alhamdulillah, tentu saja itu yang wajib dan harus saya ucapkan. Nggak sebatas di bibir tapi juga dari hati, di usia saya yang 33 tahun ini hidup terasa nikmat dan begitu banyak kemudahan yang saya dapatkan. Kalopun ada kurang lebihnya, ga ada hidup yang 100% sempurna, ya kan? Semoga sisa umur saya penuh berkah dan manfaat, ya.. Aamiin ya Allah.

Sempat juga terlintas, di usia 33 ini udah ngapain aja, udah sukses belum? Pertanyaan yang susah-susah gampang untuk dijawab. Sukses, berhasil, itu tergantung dari tolok ukur apa yang dipakai. Relatif lah.

Sukses itu bisa diukur dari banyak sisi. Penuh prestasi di kerjaan, akademis, ekonomi stabil, dan sebagainya. Termasuk belahan dunia mana aja yang pernah disinggahi. Terus terang aja, tanpa harus mengatasnamakan orang lain, tapi saya sendiri, suka takjub kalo liat temen2 yang bisa ke luar negeri. Takjub dalam artian kagum dengan keleluasaan waktu dan kesempatannya. Opportunity-nya itu yang utama!

Tolok ukur yang saya sebutkan di atas, bisa jadi benar dan bisa jadi salah. Menjadi benar ketika olok ukur tersebut nggak dibiarkan berdiri sendiri, tapi ditemani dengan kesuksesan yang lain. Berhasil mendidik diri sendiri dan keluarga jadi orang yang jujur, taat ibadah, apapun agamanya.

Saya punya tetangga, setiap waktu Sholat tiba, sekeluarga datang ke masjid bareng. Anak-anak lelakinya bergantian jadi muadzin, bahkan ada yang mulai menjadi penghafal Al-Quran. Atau tetangga yang lain, setiap saat membuka pintu rumahnya bagi tetangga yang mau belajar mengaji, memperbaiki bacaan Al-Quran. Adem ngeliatnya..

Melihat itu, saya jadi punya tolok ukur lain tentang apa itu sukses. Kalo bahasa tingginya sih, dunia akhirat lah. Sebisa mungkin kita seimbangkan, kalo bisa sukses dua-duanya itu bagus, tapi kalo dunianya kurang sukses, ya jangan sampe akhiratnya lepas.

Eniwei, jangan serius-serius amat dong bacanya.. nih saya kasih foto birthday cake dari temen-temen kantor. Cakep ya?

birtday-cake-kolase
Me and my birthday cake🙂

Published by

annafardiana

A happy wife of a happy hubby, pemeran utama di blog pribadi.

18 thoughts on “Refleksi 33”

    1. hahah.. dulu saya sepertinya gak punya sepeda roda 3.
      punya sepeda dulu lungsuran dari kakak, sepeda mini warna biru.
      trus SD punya warna pink, tapi ilang.
      baru setelah kerja punya sepeda city bike, udah dijual sekarang.
      terakhir ya yang kuning🙂

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s