Umroh #1 : Penambahan Nama di Paspor

Alhamdulillahirobbil alamin..

Salah satu cita-cita bisa berumroh dengan suami dapat terlaksana 4-12 April 2015 lalu. Baru kemaren pagi kami tiba di Jakarta langsung dari Jeddah, Saudi Arabia, dan sore hari tiba di Jogjakarta. Banyak cerita yang pengen saya bagi lewat blog ini. Mulai dari persiapan, pelaksanaan, dan pasca. Doakan saya punya waktu untuk menuliskannya ya..

Untuk bagian pertama yaitu pengurusan penambahan nama di paspor (bagi yang namanya hanya 1 atau 2 kata). Tulisan di bawah ini sudah saya buat lama sebelum tanggal keberangkatan umroh. Selamat membaca!

***

Jumat, 13 Februari 2015.

Baru-baru ini saya sedang mempersiapkan keberangkatan untuk Ibadah Umroh bersama suami, ada beberapa hal administratif yang harus dibereskan. Namanya juga mau keluar negeri kan? Tentu saja kita harus sudah punya paspor.

Nah, untuk masuk ke Saudi Arabia ternyata ada syarat khusus untuk nama yang tercantum dalam paspor, minimal 3 kata. Nama saya yang hanya Anna Fardiana ini rupanya harus ditambahkan 1 kata lagi untuk memenuhi syarat tersebut. Kebetulan saya sudah punya paspor, makanya mulailah saya mengurus penambahan nama di paspor tanpa bantuan calo. Bisa sendiri kok!

Caranya ternyata mudah.

1. Siapkan berkas-berkasnya.

Berkas yang harus dibawa adalah :

  • Kartu Keluarga (difotokopi 1 lembar)
  • Akte Kelahiran / Ijazah SMA (fotokopi 1 lembar). Berkas ini penting karena tertera nama ayah yang akan ditambahkan ke nama kita. For your information, ternyata ada beberapa orang yang menambahkan nama suami, maka buktinya adalah Akta Nikah / Buku Nikah. Cuman kalo setau saya, dalam Islam kita hanya boleh menambahkan nama ayah karena beliau adalah wali/nasab.
  • Paspor (fotokopi 1 lembar halaman depan, yang ada foto kita dan halaman pengesahan sampingnya, juga halaman paling belakang yang ada alamat rumah kita). Paspor asli harus dibawa.
  • KTP (fotokopi 1 lembar bolak-balik)
  • Surat Keterangan / Pengantar dari Biro Umroh yang menjelaskan bahwa kita adalah calon jamaah Umroh, bermaterai 6000, ditandatangai direktur biro dan bercap. (fotokopi 1)

Walaupun yang dikumpulkan hanya yang fotokopian, kalo saya sih semua berkas asli tetap saya bawa. Ohya, saya sempat gagal masukin berkas ke Kantor Imigrasi karena gak bawa surat keterangan dari Biro Umroh, nggak tau kalo itu termasuk syarat wajib. Berarti dapat diambil kesimpulan bahwa untuk mengurus penambahan nama di paspor, kita harus sudah mendaftar ke biro umroh terlebih dahulu.

2. Ke Kantor Imigrasi

Saya mengurus penambahan nama di Kantor Imigrasi Yogyakarta, yang terletak di Jalan Solo dekat Bandara Adisucipto. Trus apa yang harus kita lakukan?

  • Ke frontdesk minta form isian dengan map kuning. Gratis. Isi dengan lengkap ya.
  • Masukkan berkas yang sudah disiapkan plus form isian ke dalam map.
  • Bawa ke Loket 4 tanpa antri. Inget, ga usah antri. Tanya aja ke petugas frontdesk.
  • Berkas diverifikasi. Kalo udah lengkap kita dikasih tanda terima dengan tanggal pengambilan. Ohya, paspor asli akan diminta oleh petugas.

Proses di loket 4 ini cepet banget, cuma 5 menit aja. Sedangkan untuk paspornya bisa diambil 3 hari kemudian. Saya ngurus tanggal 10 Februari 2015, jadi tanggal 13 Februari 2015.

3. Pengambilan Paspor

Ya, hari yang dinanti telah tiba. Pagi-pagi berangkat dari rumah, sengaja ijin sama kantor untuk datang terlambat karena mau ambil paspor. Apa yang harus dilakukan?

  • Langsung ke loket pengambilan, tanpa nomer antrian.
  • Masukkan bukti pengambilan di tempat yang disediakan. Tunggu.
  • Begitu dapat paspor, cek terlebih dahulu benar-tidaknya pengetikan nama kita.
  • Tanda tangan bukti penerimaan.
  • Fotokopi lembar depan dan belakang plus lembar endorsements yang mencantumkan nama kita (plus tambahan nama).
  • Serahkan hasil fotokopian ke loket pengambilan. Selesai.
Penambahan nama di paspor.
Penambahan nama di paspor ditulis di halaman 4 (Catatan Pengesahan/Endorsements)

Soal cek dan ricek pengetikan nama kita itu penting banget loh. Soalnya nama saya salah ketik! Nama saya yang sungguh simple itu aja bisa salah, seharusnya Anna Fardiana jadi Anna Ferdiana. Hadeh. Trus saya bilang ke petugasnya kalo salah. Dibenerin sih, tapi cuman di-tipex trus dibetulin, E jadi A, di akhir nama saya ada paraf dari petugas imigrasi. Agak khawatir sebenernya saya, semoga gak jadi masalah ketika di Imigrasi nanti.

Jadi, berapa biaya yang saya keluarkan untuk pengurusan penambahan nama di paspor? Rp.6000,- untuk materai di Surat Keterangan / Pengantar dari Biro Umroh, dan Rp.1.500,- untuk fotokopi. Total Rp.7.500,-. Udah itu aja. Kalo di loket imigrasi-nya mah gak bayar apa2 alias gratis.🙂

Semoga informasi saya bermanfaat yaaa..

****

PS :

  • Kalo punya anak, langsung kasih nama dengan 3 kata aja ya, lebih baik lagi kata terakhirnya nama si bapak.🙂
  • Ternyata kesalahan sedikit penulisan nama saya di halaman endorsements tidak menimbulkan masalah baik pengurusan visa (biro umroh yang urus) maupun saat pemeriksaan di imigrasi berangkat dan pulang. Alhamdulillah.🙂
  • Sengaja saya menutup nama bapak saya, bukan untuk menyembunyikan identitas beliau, tapi demi keamanan, membatasi data pribadi yang tersebar di dunia maya.

Baca juga tulisan selanjutnya :

Published by

annafardiana

A happy wife of a happy hubby, pemeran utama di blog pribadi.

9 thoughts on “Umroh #1 : Penambahan Nama di Paspor”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s