social-media1.jpg

Diet Sosmed

Saat ini bisa dibilang hampir setiap orang memiliki akun media sosial. Saya mengenal beberapa teman yang memang tidak punya sosmed, tapi jumlahnya nggak seberapa dibanding jumlah yang punya.

Bagaimana dengan saya? Saya masih memiliki 3 (tiga) akun aktif, yaitu facebook, instagram, dan blog di wordpress. Sebelumnya saya juga punya Linkedin, Twitter, Foursquare, dan Path yang sudah saya hapus. Alasan utama menghapus akun saya adalah karena saya gak aktif di keempat sosmed tersebut. Jadi daripada akun saya masih ada tapi seperti gak berpenghuni, mendingan hapus sekalian.

Bagaimana dengan ketiga akun yang tersisa?

Akun facebook saya atur private, hanya teman yang bisa melihat postingan saya. Selebihnya cuman bisa lihat profile dan cover picture. Akun instagram belum lama ini saya gembok, jadinya cuman follower aja yang bisa lihat foto-foto saya. Kalo blog ini masih open. Siapa aja bisa baca.

Dari ketiga akun yang masih ada, saya pun udah bisa menentukan mana yang bakal saya keep dan mana yang bisa jadi saya hapus di kemudian hari. Blog ini bakal saya keep, sedangkan facebook dan instagram mungkin saya hapus. Entah kapan.

Buat saya, menulis di blog itu suatu hal yang istimewa. Merasa lebih bebas walaupun saya tetep punya kriteria tulisan yang layak posting. Nggak terlalu mikir juga, ada yang baca atau nggak, di-like atau nggak, dikomen atau nggak. Tapi I do concern tentang manfaat atau nggaknya tulisan saya atau at least tidak membuat kerugian. Jadi saya pun sudah mulai memilih tulisan-tulisan lama yang perlu diturunkan statusnya dari posted menjadi draft. Alias gak bisa dibaca lagi.

Beberapa waktu yang lalu, saya sempat deactivate akun facebook. Pengen ngerasain nggak punya akun facebook. Hihi, ternyata saya nggak tahan. Tetep aja akhirnya saya activate lagi. Akun facebook saya sebenernya udah mengalami banyak perubahan. Sebagian album foto saya atur jadi private, trus pake tag review. Selain itu akun facebook juga udah saya set menjadi delete after death. Jadi, akun saya bakal ilang nantinya setelah saya nggak ada.

Jadi, untuk sementara ini akun facebook akan saya pertahankan. But, I’ve been trying to be more selective to what I share, post, and who I accept as facebook friends.

Kalo instagram, mungkin suatu saat akan saya hapus. Tapi belum tahu kapan. Hehe.

Sebenernya ada apa sih, kepikiran soal hapus akun segala?

Jujur, saya itu menghabiskan banyak waktu mainan sosmed. Nggak banyak posting sih, tapi liat sana-sini. Termasuk ngepoin orang, hahaha. Bisa berjam-jam saya mainan sosmed. Sekalinya posting, saya jadi ‘haus’ like atau komen orang lain. Hahaha. Duh.

Makanya, saya kagum loh sama orang yang gak punya sosmed. Bukan berarti kehidupan mereka gak seru dan asik, tapi they keep their moments only with special ones. Toh mereka tetap bisa keep in touch dan share some moments dengan saudara, teman dan kolega lewat aplikasi macam whatsapp. Itu pun udah cukup buat mereka.

Selain itu saya kepikiran, kalo apa yang udah di-share di internet itu, bisa jadi bertahan lebih lama dibanding umur kita. Iya kalo yang diposting itu yang baik-baik, kalo gak manfaat dan cenderung merugikan malah jadi dosa yang tak terputus.

Tapi ini kembali ke pilihan kita masing-masing kok, juga bukan masalah salah atau benar. I don’t judge.

*cover picture : pushadvocacy.com

Published by

annafardiana

A happy wife of a happy hubby, pemeran utama di blog pribadi.

12 thoughts on “Diet Sosmed”

  1. Aku belum kepikiran diet sosmed. Tp utk sosmed baru kayak snapchat, ask.fm sama sekali ngga tertarik haha
    Sosmed kan bagus buat narik pembaca ke blog kita, Mba. Hehehe

    Like

    1. Aku juga ga pake snapchat, ask.fm dan sosmed baru.
      Soal narik ke blog ada benarnya, kadang2 masih suka share postingan di blog ke sosmed, yaitu fb dan ig, secara sosmed daku tinggal itu.. Hehe

      Like

  2. Path, Pinterest udah di delet, facebook updatennya cuman link posting dari blog sama goodreads, tapi jadi mikir buat private foto2 jaman dulu deh. jarang buka facebook jd ga pernah utak atik settingan lagi mba. kalau blog jangan dihapus yah biar tetep bisa nulis.
    kalau twitter masih suka buka2 buat update hal2 baru yg sering terjadi hehe.
    Instagram akun pribadi masih dan intagram khusus jualan yg paling aktif sekarang.
    kalau dipikir2 sosmedku lumayan banyak juga ya😀

    Like

    1. Iya Ne, kalo blog sayang banget kalo dihapus. Banyak tulisan yang udah diposting. Kalo fesbuk aku sering buka, sesekali posting.
      Kalo akun buat jualan, ga termasuk kategori pribadi.. Jadi gak perlu di-diet-in. Hehe

      Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s