catatan kehidupan #1

tulisan ini saya buat, saat hari minggu yang cerah, suasana masih tidak terlalu ramai… terdengar suara tompi dari sebuah radio milik tetangga sebelah…kenceng juga volumenya…tapi gapapa…karena tompi yang nyanyi…nggak berisik kok….



saya, saat ini berumur 28 tahun dan september ini bakal 29 tahun…olala….🙂

tiba-tiba teringat masa kecil saya, mungkin masa-masa TK…sebelum TK tidak terlalu banyak hal yang bisa saya ingat. Saya bersekolah di TK Tunas Wisata, sebuah TK yang berada d komplek DInas Ambarrukmo, belakang Ambarrukmo Palace Hotel yang sudah almarhum itu. Nama guru yang saya ingat kok ya cuma 1 ya? Bu Gi’. Apa kabarnya yah? Kebanyakan temen-temen TK yah tetangga di komplek atau beberapa dari luar komplek… pelajaran yang belakangan ini baru saya ketahui tujuannya yaitu memperlancar motorik anak-anak, dari melubangi suatu pola, melipat, macem-macem….



Selain itu, di masa ini pula, saya belajar untuk tampil di depan umum….menari…. sampe sekarang kalo melihat anak2 TK menari, saya terpingkal-pingkal, membayangkan diri saya waktu itu…. bercelana balon hijau, atasan mirip kemben warna pink, mahkota dari kertas berhias bulu pink…plus stoking coklat untuk menutup kaki-kaki kecil yang sering terjatuh..banyak sekrup kata teman saya…. :p



Beranjak ke SD, ketiga kakak saya (mas Fajar, mbak Ida, mas Aan) semua bersekolah di SDN Ambarrukmo yang sekali lagi, sudah almarhum dan tempatnya sekarang berdiri dengan megah Ambarrukmo Plaza. Sebuah ikon belanja modern di Jogja dan sekitarnya. Sedih rasanya, kalo mengingat tempat itu pernah jadi tempat belajar, dan sekarang….jadi mall guede banget…



Waktu tu, ada seorang tetangga, waduh siapa namanya…sebentar saya ingat-ingat dulu…. tidak ingat…. menyarankan kepada Bpk saya, bpk Rachhardi + ibu saya Uswatun Chasanah, untuk menyekolahkan anak ragilnya di SD Muhammadiyah Sapen. Waktu itu, saya seneng sekali, gara-gara tertarik sekolah itu libur di hari Jumat, tetangga saya mbak Tinuk juga sekolah di situ. dalam bayangan saya waktu itu, kalo jumat libur, minggu juga libur… :p makanya saya mau disekolahkan di situ… ternyata setelah bersekolah di SDM Sapen, libur Jumat ditiadakan, dan libur dipindah di hari minggu atau Ahad…



Sekolah ini cukup istimewa dalam kenangan hidup saya. Beberapa guru, sampai sekarang masih sangat lekat dalam ingatan saya. Bu Ella, wali kelas saya yang cantik, selalu jadi favorit saya….atau Pak Amir, yang belum lama ini baru tau saya kalo beliau sudah berpulang ke rahmatullah…..atau pak Hardi, guru yang cukup dekat dengan keluarga kami, sering maen ke rumah sekadar pinjem majalah Hai waktu itu….atau pak MA guru melukis yang berkumis tebal, dan kalo ngimami sholat sering menawarkan kecepatan rendah ato ekspress….hahaha….saya jawab ekspress…dan bener2 ekspress sholatnya….pa kabar yah?? Juga pak Sutrisno kepala sekolah yang juga guru matematika, cukup galak….hahaha…..

masa TK dan SD inilah, masa bermain…tidak cuma dengan temen sekolah tapi juga tetangga. ada Ella, mbak Ully, mbak Indri, mbak Lia, mbak Niken, Ramon, Pronggo n Sisters (mbak mia, mbak ami, mbak ayu, dan Linda), dsb…permainan yang biasa kami lakukan ya…gobak sodor, delikan (petak umpet), engkleng, lompatan (main karet), benthik, dakon, …permainan anak / dolanan anak yang sudah jarang sekali terlihat…menyedihkan…



Pada masa ini pula ada dua peristiwa yang tidak bisa saya lupakan.

yang pertama : keluarga kami dulu pernah punya sebuah mobil FIAT berwarna hijau, mobil yang udah cukup tua. WAktu itu kami sekeluarga, yaitu bapak, saya, ibu dan kakak perempuan saya naik mobil mau ke rumah simbah, yang ada di daerah Pakuncen Wirobrajan. Kami lewat daerah Gowongan (dekat SMP 12 dan 14 Yk). Kami dari arah utara ke selatan, melewati jalan yang turun… dan ternyata rem mobil blong…seketika kami panik, karena di depan kami banyak mobil dan motor.. bapak yang nyetir waktu itu berinisiatif menabrakkan mobil ke sebuah tong yang jadi pembatas jalan… watu itu pembatas jalan belum ada, jadi cuma pake tong. Setelah nabrak tong, saya sudah lupa kejadiannya… entah mungkin saya lupa, atau mungkin saya pingsan…tapi sama sekali tidak ada dalam ingatan saya… sekarang setiap saya lewat jalan itu… hm, ngeri sendiri…



yang kedua : dulu sempat ada piknik bareng tetangga2 Ambarrukmo. Kalo tidak salah ya piknik keluarga besar Hotel AMbarrukmo. Kita ke Pantai Baron. ombaknya bagus, nggak terlalu besar. Makanya saya berani main air. Waktu itu saya masih SD, dan di pantai saya sempat maen ombak bareng ibu, kakak perempuan saya, dan beberapa temen sepermainan. Posisinya membelakangi pantai…tiba2 dari belakang datang ombak besar yang seketika menggulung kami berlima. ssampai sekarang saya masih ingat ketika saya berada dalam air mencoba untuk menggapai permukaan… sejak saat itu, saya bertekad harus bisa berenang!! dan renang jadi salah satu olahraga favorit saya…



Saya bersyukur, memiliki masa kecil yang membahagiakan..

Gak ada istilah masa kecil kurang bahagia…alhamdulillah…

Published by

annafardiana

A happy wife of a happy hubby, pemeran utama di blog pribadi.

2 thoughts on “catatan kehidupan #1”

  1. Senangnya menjalani masa kecil yang bahagia,sekarang dah pinter renang ya mbak ? Kalo saya sih emang dibesarkan dialam bebas, bermain dari satu sungai ke sungai lainnya, dari satu lembah ke lembah lainnya … hmm,sekarang ini tinggal di kota tanpa sungai hiks …

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s