Masak Yuuk..

Tumben tumbenan ini saya posting tentang masak-memasak. Hehe, saya emang bisa masak tapi nggak jago lho. Sekadar bisa aja😛

Nah, pas long weekend kemaren, saya sempatin untuk masak yang lumayan spesial, yaitu “Kepiting Lada Hitam”. Sebelum nikah, boro-boro saya masak yang beginian, bisa dibilang gak suka sea food. Tapi demi suami, saya rela belajar masak masakan ini.. eh, malah saya juga jadi demen ama seafood.

Kepiting Lada Hitam ala Chef Anna😉

Dan, kalo makan kepiting, saya mending masak dan makan di rumah.. karena bakalan belepotan sana-sini.

Baiklah.. kita mulai acara memasak hari ini..🙂

Bahan-bahannya :

  • 2 ekor kepiting ukuran sedang
  • cabai hijau 3 buah (atau dilebihin juga boleh, terutama yang suka pedes)
  • lada hitam 2 sendok makan
  • 6 siung bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 1 buah tomat ukuran sedang
  • garam dan gula
  • kecap manis

Cara memasak :

  1. Goreng kepiting hingga berwarna oranye, trus ditiriskan.
  2. Sangrai lada hitam (goreng tanpa minyak, kemudian simpan)
  3. tumis bumbu sampe bau harum (bawang merah, putih, cabai yang udah diiris tipis), trus masukin tomatnya
  4. masukin air, kecap manis, dan lada hitam yang sudah disangrai, aduk rata
  5. masukin kepiting yang sudah digoreng
  6. tambahkan gula dan garam sesuai selera
  7. didihkan, angkat.. sajikan selagi panas

Gimana? enak kan? yummy kan? eh.. kan cuman bisa liat fotonya aja ya? hehe.. ya maap..🙂

Mumpung besok pada libur, cobain gih…

Published by

annafardiana

A happy wife of a happy hubby, pemeran utama di blog pribadi.

71 thoughts on “Masak Yuuk..”

  1. hwa.. ini sih masakan sulit, jauh dr jangkauan kemampuan saya untuk mempraktekkannya he..he…
    saat saya mampir warung seafood, saya sering menyaksikan si juru masak ketika mengolah kepiting.. oh..perlu kemampuan khusus.
    dan cara menikmatinya pun seolah2 seperti kita ‘wajib’ menghargai pemasaknya dalam hal kesabaran dan keuletan ‘nyuwili’ dagingnya, pelan2.. mengorek2 sampai cangkangnya bersih🙂

    Like

  2. the last comment : semoga keluarga mbak Anna langgeng hingga ke surgaNya. Amin, dan semoga kelak kita bisa bertemu di dunia nyata🙂

    Like

    1. Oyen, tadinya aku bingung… kok dirimu bilang the last comment.. kayak mo kemana aja…

      ternyata dirimu mo absen dari dunia perbloggeran toh..
      ya gpp… semoga sukses dengan urusan mu ya Yen…🙂

      Like

    1. hihi.. iya juga ya..
      tapi kan gak bisa makan, asal pada masak sendiri2..
      kan yang ada cuma gambarnya aja mbah…

      makanya judulnya Masak Yuuk…
      biar pada masak sendiri2.. dan makan sendiri2..🙂

      Like

  3. istri saya juga kalo masak sampe sekarang rasa ga pernah sama, tapi karena pake bumbu cinta jadi endah aja udah, ahahaha…

    betul kata mba anna, kalo makan kepiting enakan di rumah sendiri, kalo di luar agak repot bedahnya😀

    pantes waktu itu mba anna ga mau pesan kepiting, wedi keto asline😀
    maaf kalo bahasanya kasar, abiz ga tahu halusnya gimana?

    salam dari mks
    .-= Abu Ghalib´s last blog ..Terpesona Pada Pandangan Pertama =-.

    Like

    1. hihihi… bener juga tuh…
      waktu makan di Dinar kita gak pesen kepiting yah?

      takut ketok asline… hahahaha

      soal rasa, saya kalo masak juga kadang2 beda rasanya… gak bisa mempertahankan rasa… tapi selalu dengan cinta *gubrak*😛

      Like

  4. Emang waktu nggoreng kepiting nggak lari duluan yaa? Biasanya kalau beli kan masih hidup?
    Wah bisa bisa nyaingin yang di TV nih itu lhoo Farah Quinn?

    Siapa tahu ada produser acara masak memasak yang tertarik

    Like

      1. eniwei, kalo masak kepiting harus dalam keadaan masih hidup, ga boleh dimatiin meski hanya sedetik sebelum dimasak
        kalo sempat mati sebelum dimasak dagingnya akan hilang, bahkan agak berbau

        ini memang kedengarannya aneh tapi memang seperti itulah cara memasak kepiting, sebelumnya juga saya ga percaya, tapi setelah sy buktikan sendiri ternyata memang benar, kepiting yang mati sebelum dimasak tidak ada dagingnya

        kalo dipikir2 cara ini kurang manusiawi ya, tapi memang harus begitu
        btw, kepiting adalah menu favorit keluarga kami😀
        .-= Abu Ghalib´s last blog ..Terpesona Pada Pandangan Pertama =-.

        Like

  5. * Semoga kelak muncul di acara masak-memasak seperti Farrah Quin ya.

    * Saya juga suka makan kepiting, apalagi bumbu lada hitam….tapi kalau makan kepiting di warung capit kepitingnya sudah dikepruk sampai retak2, sehingga bumbunya meresap dan tidak menyulitkan kalau dimakan…

    Like

  6. wah mangstab sis hehehe :thumbup:

    bikin ane ngiler ngeliatnya hahaha

    memang demi suami harus belajar masak yg pinter,good good😀

    tapi sedikit jadi berasa masuk sauskecap.com ya hihihi😛
    .-= didot´s last blog ..Prioritas hidup =-.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s