Pasca Laparotomy : Bye-bye Tapros!

SavedPicture-2015615172754.jpg

Rabu, 2 September 2015.

Suntikan ke-4 tapros sudah terlaksana, disuntikan ke lengan kanan atas saya. Efek yang saya timbul adalah nggak menstruasi dan badan pegel-pegel. Seperti yang tertulis di kertas yang ada di dalam kotak kemasan tapros, salah satu efek suntikan hormon ini adalah badan pegel-pegel.

Pegel yang kayak gimana? Kaku-kaku gitu deh, tapi nggak sampe mengganggu aktivitas. Olahraga sepeda, senam, jogging ringan tetap saya lakukan.

Sempat juga saya konsultasikan ke DSOG, dia bilang ini pengaruh terapi hormon dan nggak masalah. Saya kemudian juga minum vitamin C dan kalsium, untuk memberi kekuatan gigi dan tulang saya.

Berdasar beberapa artikel yang saya baca, pasien yang mendapatkan suntik tapros akan mengalami menopause buatan. Nggak menstruasi, badan pegel-pegel, gangguan pencernaan, sampai ketidakstabilan emosi. Duh. Tapi alhamdulillah, sampe suntikan ke-4 pencernaan saya tetep baik-baik saja dengan dijaga asupan seratnya. Alias dibanyakin makan buah dan sayurnya. Kalo nggak menstruasi-nya sih, sudah jelas itu.

Bagaimana dengan bekas operasi laparotomi? Kulit di atas bekas operasi masih terasa baal atau tebal, cuman sedikit sih. Rasa nyeri pasca operasi juga nggak ada. Rasa nyeri yang muncul justru dari dalam, tempat sama saat sebelum operasi, tapi slightly aja. Semoga setelah lepas dari suntikan tapros nyeri-nyeri yang saya takutkan itu gak muncul lagi. Aamiin.

 

Rabu, 30 September 2015

Suntikan ke-5 di lengan kiri. Efeknya masih sama dengan suntikan ke-4, yaitu nggak menstruasi dan badan pegel-pegel. Cuman, bagian tubuh yang pegel beda loh. Kalo kemarin-kemarin, yang pegel adalah pinggang, sekarang ke telapak tangan dan jari-jari yang terasa kaku setiap bangun tidur.

Kaku yang paling terasa ada di jari tengah tangan kiri. Entah karena tapros apa bukan, saya nggak bisa pastikan sih.

Ketika nulis ini, saya sambil mengingat-ingat kembali saat saya menjalani terapi yang sama pada tahun 2006 dan 2010. Dan ternyata tidak banyak yang saya ingat tentang proses dan efek yang saya rasakan, sayang sekali dulu nggak saya catat. Makanya untuk kali ini saya tulis di blog. Bisa jadi pengingat saya dan sapa tau bermanfaat buat kamu yang menjalani proses seperti saya.

 

Rabu, 28 Oktober 2015.

Akhirnya, suntikan ke-6 datang juga. Kali ini saya disuntik di lengan kanan atas. Efeknya masih sama dengan suntikan-suntikan sebelumnya, gak menstruasi. Trus pegel di jari-jari masih terasa juga.

Saya pernah baca di beberapa artikel di internet, bahwa suntik tapros punya efek menaikkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Wah, jangan-jangan kolesterol saya juga naik nih, makanya pegel-pegel di jari dan sedikit terasa di lutut. Pinggang dan punggung malah gapapa alias gak pegel.

So, what next?

Program hamil bisa dilakukan setelah siklus menstruasi kembali normal, kira-kira 3-4 bulan ke depan. Wah, masih lama juga ya..

***

Anyway, saya cukup lega sudah ‘lulus’ suntik tapros. Selama beberapa bulan ke belakang, saya menikmati hari-hari tanpa nyeri. Saya nggak pernah bolos kerja lagi, hehe. Biasanya kan selalu absen paling tidak 2 hari karena nyeri haid.

Lepas dari suntik tapros, harapan saya adalah nyeri saat menstruasi tidak timbul lagi. Walaupun dokter juga bilang, kemungkinan tumbuhnya jaringan endometriosis dan adenomiosis itu masih ada. Tapi, ya sudahlah. Tugas saya adalah berikhtiar dan berdoa. Soal hasil biar Allah aja yang atur.

Begitu juga dengan program hamil. Saya nggak terlalu mikir lagi hasilnya, tapi saya wajib berusaha. Karena Allah itu udah baik banget memberikan banyak kemudahan ke saya. Bayangin ya, dari operasi hingga terapi hormon, biaya ditanggung oleh asuransi. Saya tinggal dateng aja ke dokter. Lah, kalo dengan segala kemudahan itu, saya masih gak mau usaha, yang kebangetan siapa? Saya, kan? Hehe.

Jadi, buat kamu yang senasib dengan saya, tetap semangat ya. Jalani dengan gembira, niatkan ikhtiar kita sebagai ibadah. Insya Allah ada pahala bagi orang yang sabar dan pantang menyerah. Soal hasil, percaya deh, Allah Maha Tau. Itu pasti yang terbaik.🙂

 

Update : Suntikan terakhir (ke-6) tgl 28 Oktober 2015, kembali menstruasi tgl 10 Januari 2016. Kurang dari 3 bulan, udah dapat haid lagi.

Published by

annafardiana

A happy wife of a happy hubby, pemeran utama di blog pribadi.

2 thoughts on “Pasca Laparotomy : Bye-bye Tapros!”

  1. Hi mba Anna… boleh share WA donk… aku tgl 14 January 2016 habis laparatomi dan sore ini barusan suntik tapros yang pertama… RS’ku di panti rapih… pengen sharing2… Makasih mba…

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s