Apa Kabar?

Sudah hampir sebulan saya belum bikin postingan di blog. Padahal kan janjinya satu postingan seminggu, atau minimaaaaaal banget 1 postingan sebulan. Dan ini adalah postingan yang saya bikin dengan segala dorongan agar blog saya tetap bertahan. Hehe.. Demi lah ya, demi keberlangsungan blog tercintah.

Sibuk? Nggak juga sih. Landai-landai aja, di rumah ataupun di kerjaan. Tapi ya gitu deh, lagi kumat malesnya. Kayak nggak ada semangat gitu buat buka blog sendiri. Jenuh kali ya. Tapi semoga jangan keterusan jenuhnya, sayang kan blog udah tahunan masak ditinggalin gitu aja.

Baiklah, ada kabar apa?

1. Suami jadi pengurus RT.

Tepatnya jadi Sekretaris.

Jadi begini ceritanya. Sebenernya pemilihan sekaligus pergantian pengurus RT udah kejadian di akhir tahun 2012 lalu. Menurut perolehan suara, 3 teratas terpilih jadi pengurus, yaitu Ketua, Sekretaris dan Bendahara.

Nah, mas Nug, suami tercintah berada diurutan ke-4. Hehe, lolos lubang jarum kan ya? Alias tidak terpilih. Saya lega banget.πŸ™‚

Eh la kok.. Beberapa bulan berselang, Pak Ketua RT beserta keluarganya pindah rumah. Otomatis jabatan Ketua RT kosong kan? Dan sebagai peringkat ke-4 perolehan suara di pemilihan Pengurus RT.. Mas Nug akhirnya masuk jadi pengurus.😦

Jujur ya, mana ada sih orang (sekarang) yang mau jadi pengurus RT? Dengan berbagai alasan, kesibukan, ga ada waktu, repot ngurusin orang lain? Tapi ya gimana lagi.. Tetep dijalani dengan relaπŸ™‚ itung2 latian berorganisasi. Dijalani aja.

“Jabatan” sebagai pengurus RT itu beda dengan jabatan-jabatan lainnya. Paling dihindari.πŸ˜€

Tapi ya gitu, yang dapat “jabatan” pengurus RT si suami, istri ikutan sok sibuk juga.. Hehehe. Suami dokter, istri jadi bu dokter, suami Presiden, istri jadi Ibu Negara, suami jadi Ketua RT, istri jadi bu RT.. Iya kan?

Bagaimana pun juga, saya tetep yakin kok.. Tugas baru suami jadi pengurus RT tetep harus dijalani sebaik mungkin. Siapa tau ini jadi ladang amal kami berdua kan yah..πŸ™‚ *ayo semangat suamikuuuh*

2. Punya bos baru di kantor.

Yap, baru semingguan ini Kepala Unit Kerja saya ganti. Mungkin kalo di tempat lain, rolling jabatan itu sering. Tapi kalo di tempat saya, bisa dibilang agak jarang. Selama 7 tahun kerja di tempat ini, saya baru ngerasain 3 orang Kepala. Di instansi / unit kerja lain bisa mengalami pergantian beberapa kali deh.

Pergantian personil (apalagi pimpinan) di lingkungan kerja, juga akan merubah “budaya” kerja yang ada. Istilah kata, zona nyaman akan berubah menuju zona nyaman berikutnya. Ga ada yang abadi di dunia ini kecuali perubahan itu sendiri.
Sebelumnya saya juga pernah nulis tentang mutasi atasan langsung saya di sini.

Buat saya, siapapun boss-nya, yang paling penting kerja sebaik-baiknya. Memang ga mudah untuk tidak membanding-bandingkan antara boss lama dengan boss baru dan sebaliknya. Mana yang lebih baik dan yang kurang baik.

Jelas, setiap orang punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Termasuk boss lama maupun baru.πŸ™‚ Semoga boss saya yg lama segera mantap di posisinya yang baru, boss baru segera nge-blend dengan suasana dan kerjaan di kantor.

Ohya, salah satu suasana baru yg dibawa boss yang baru adalah, morning meeting. Sebentar atau lama, pokoknya morning meeting alias apel. Jadi yang datang telat ketahuan deh.. Hihi.

***

Yap, mungkin segitu dulu kabar terbaru dari saya. Saya balik kerja dulu ya, berhubung akhir bulan saya mulai sibuk bikin laporan keuangan plus ngecek2 berkas setumpuk di meja saya.. Ciaooo..πŸ™‚

Posted from WordPress for BlackBerry.

Published by

annafardiana

A happy wife of a happy hubby, pemeran utama di blog pribadi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s