8 Manfaat Menulis di Blog

Ahad, 5 Februari 2017 notifikasi dari wordpress kembali saya terima. Hari ini blog My Home Sweet Home genap berusia 8 (delapan) tahun! Sewindu sudah saya menulis di blog ini, dengan tema-tema ringan seputar kehidupan. Tepatnya seputar kehidupan saya, namanya juga blog pribadi. 🙂

Sebenernya saya sendiri cukup surprised kalo blog ini bisa bertahan selama 8 tahun. Padahal saya moody banget kalo nulis, plus tergantung ketersediaan waktu. Di sisi lain, saya belum pernah berniat untuk berhenti ngeblog. Bisa jadi karena saya udah ngerasain asik, seru, dan manfaatnya ngeblog. 

Berikut 8 manfaat yang bisa didapetin dari ngeblog, versi saya :

 

1. Belajar menulis.

Menulis di blog membuat saya belajar mengungkapkan apa yang saya rasakan, pikirkan, dan alami ke dalam bentuk tulisan.

Ketika di awal masa ngeblog saya masih dalam tahap mencari cara menulis yang nyaman dan sesuai karakter saya. Ada masa ketika saya mencoba menirukan gaya menulis blogger lain, tapi jatuhnya nggak cocok dan jauh dari kepribadian saya. Gak asik aja rasanya.

Ada masanya pula ketika saya terlalu mikir ketika nulis, bagus nggaknya, dibaca orang lain atau nggak. Akhirnya tulisan nggak jadi-jadi, jadi draft sampai berbulan-bulan. Duh.

Seiring berjalannya waktu, sepertinya saya udah menemukan gaya bahasa, cara menulis, pemilihan kata dan tema yang pas dan nyaman untuk saya. Lebih percaya diri karena nggak terlalu mikir, apakah dibaca atau nggak, di-like atau nggak, dikomen atau nggak. Namun, sebisa mungkin ada nilai manfaatnya, informatif, dan tidak merugikan.

Selama blog ini masih ada, proses belajar akan terus berlangsung.

 

2. Bisa curhat. 

Nah ini dia. Curhat adalah menu wajib untuk blog pribadi. Termasuk blog saya tercinta ini, banyak curhatan bertebaran di sana-sini. Hihi.

Tapi jangan salah, curhatan di blog ini tidak dalam rangka mencari simpati dan belas kasihan, loh. Karena biasanya curhatan saya posting setelah badai berlalu. Iya, masalah udah kelar curhatan mengudara kemudian.

Ketika menulis curhatan, saya seperti sedang mengurai benang kusut di dalam hati dan pikiran. Sehingga ujung dan pangkal masalah jadi lebih jelas, serta sisi terang dan hikmah akan muncul ke permukaan.

Maka tidak salah kalo menulis disebut sebagai salah satu terapi yang ampuh bagi hati dan pikiran yang sedang galau, selain berdoa tentu saja.

 

3. Kontemplasi.

Kontemplasi atau perenungan. Poin ini masih ada hubungannya dengan poin sebelumnya, yaitu curahan hati.

Setiap masalah pasti punya jalan keluar, hanya saja terkadang perlu dicari. Salah satu cara saya mengurai masalah dalam rangka mencari jalan keluar adalah dengan menulis. Terkadang di hati dan pikiran itu terasa penuh karena berbagai hal campur aduk jadi satu. Saat menuliskan berbagai macam hal tadi, secara tidak langsung pula saya akan berkontemplasi. Semacam self-talk, memberi kesempatan diri saya sendiri untuk berkomunikasi dan berkaca.

Nggak cuman sekali dua kali, hati dan pikiran jadi lebih tenang dan mampu berdamai dengan diri sendiri setelah menulis di blog.

 

4. Sebagai buku catatan.

Blog ini menjadi seperti buku catatan untuk saya. Semacam buku corat-coret yang berisi berbagai hal yang perlu saya ingat. Gak harus penting, tapi perlu dicatat.

Misal, saat saya jalan-jalan ke suatu tempat. Kalo cuman foto tanpa cerita, setahun kemudian bakal jadi koleksi foto semata. Akan jauh berbeda, ketika ada tulisan yang menyertai menguatkan memori yang tersimpan. Biasanya saya tuliskan pula tips dan trik yang berguna saat mengunjungi tempat tersebut.

Di blog ini saya juga sering menuliskan tentang prosedur mengurus berbagai hal. Misalnya administrasi rumah sakit, penambahan nama di paspor untuk keperluan umroh, dan cara mendapat vaksin meningitis.

Ada juga catatan materi setelah saya mengikuti sebuah seminar. 

Catatan-catatan semacam ini bisa dibuka lagi saat saya membutuhkan suatu saat nanti.

 

5. Berbagi Informasi

Poin ini masih ada hubungannya dengan poin sebelumnya. Saya ingin catatan yang saya buat dan posting memiliki manfaat, paling tidak untuk diri sendiri. Syukur-syukur juga untuk orang lain.

Salah satu postingan dengan tingkat kunjungan yang tinggi adalah Umroh #2 : Vaksin Mengintis, yang saya tulis bulan April 2015. Setiap hari selalu ada yang mampir ke postingan itu, rata-rata 20 visit. Padahal nggak saya promosikan ke mana-mana loh. Google-lah yang mengantar mereka ke sini. 🙂

Postingan itu adalah salah satu dari tulisan berseri catatan perjalanan saya ke tanah suci, alhamdulillah jika tulisan-tulisan itu bermanfaat bagi yang membutuhkan.

Saya sendiri ketika blogwalking, lebih suka membaca postingan yang ditulis berdasar pengalaman empiris, betul-betul dialami oleh si penulis. Bukan sekadar katanya tapi karena mengalami secara langsung.

Berbagi informasi yang bermanfaat itu tidak ada ruginya.

 

6. Milestone

Milestone diartikan sebagai penanda atas kejadian-kejadian penting. Bisa juga penanda atas perkembangan suatu hal.

Blog ini pun juga mencatat berbagai kejadian penting dalam hidup saya. Sekali lagi ini blog pribadi, penting bagi saya belum tentu penting untuk orang lain. Hahaha.

Salah satu milestone yang tercatat di blog ini adalah progres saya dalam bersepeda. Kalo ngeliat postingan lama tentang gowes, keliatan banget bedanya dengan postingan gowes yang baru-baru. Keliatan kalo saya agak lebih strong dari sebelumnya, kan? Hihihi.

Beberapa blog lain bercerita tentang perkembangan anak, bisnis, karir atau apapun. Ya, progres terlihat jika perkembangan tercatat secara konsisten dan kontinyu.

 

7. Jadi pemeran utama.

Yeay, ini bagian favorit saya. Seperti yang saya tulis di profil saya, “a happy wife of a happy hubby, pemeran utama di blog pribadi”.

Di blog ini saya jadi pemeran utama, yang lain jadi supporting role alias pemeran pembantu. Hihi. I feel so special to have my personal blog. Tidak ada yang bisa melarang ketika di blog ini isinya tentang saya semua. Berbeda ketika saya lagi ngobrol dengan orang lain, sangat tidak etis kalo mendominasi pembicaraan, apalagi membicarakan diri sendiri terus. Nah, kalo di blog pribadi, itu sah! Hehehe.

Jadi harapannya nih, kalo udah jadi pemeran utama di blog, saat di kehidupan nyata saya bisa menahan diri dan sadar bahwa it’s not always about me. Ibaratnya saya harus siap jadi pemeran pembantu bagi kehidupan orang lain.

 

8. Legacy

Warisan.

Yang ini agak berat. Bagaikan pisau bermata dua, blog ini bisa jadi warisan yang baik tapi bisa juga jadi peninggalan kurang baik.

Saya nggak tahu sampai kapan blog ini bertahan, sampai kapan saya bisa konsisten menulis. Apa yang saya share di dunia maya tanpa batas ini, boleh jadi bertahan lebih lama dari usia saya. Kesadaran inilah yang membuat saya untuk berhati-hati dan berbagi hal yang baik-baik saja. 🙂 

 

***

 

Selain 8 poin di atas, masih banyak benefit yang didapat dari blogging. Salah satunya keuntungan secara finansial, dengan review produk ini itu, jadi buzzer, atau dari iklan.

Blog juga bisa sebagai pembuka peluang bisnis. Ada blogger yang memulai usaha kuliner setelah sering posting hasil masakan-masakan dia. Didukung dengan foto-foto yang menarik, jadi banyak yang ngiler pengen ngicip olahan dapurnya. Ada juga blogger yang bolak-balik dapat hadiah, keluar negeri gratis karena ikutan kuis dengan nulis di blog.

Beberapa penulis sukses juga berangkat dari menulis di blog. Tulisan mereka dinilai layak dimuat di media yang lebih besar atau dibukukan, bahkan difilmkan.

Bagaimana dengan saya? Masih setia di jalur blog pribadi. Sementara ini menulis hanya sebatas hobby, apalagi saya masih suka moody. Belum bisa menulis berdasar pesanan maupun dateline. 🙂 

Anyway, buat teman-teman sesama blogger, apapun jalur menulis yang kita ambil, saling menyemangati yah! 

Pesan saya buat kamu yang belum nulis, mulailah menulis. Bisa di blog, media sosial, atau media lainnya. Sayang loh punya berbagai pengalaman tapi tidak tercatat. Setiap kita adalah istimewa, menjalani pengalaman hidup masing-masing yang pasti memiliki hikmah dan pelajaran atau pun informasi yang bisa dibagi.

Selamat ulang tahun ke-8 blog tercinta!

*cover foto diambil dari howtomotivation.com

Advertisements

Published by

annafardiana

A happy wife of a happy hubby, pemeran utama di blog pribadi.

4 thoughts on “8 Manfaat Menulis di Blog”

  1. selamat ulang tahun buat blognya yang ke 8 ya Anna..
    salut deh ya masih mampu terus menulis,
    mengisi blog itu memang ada naik turunnya ya, tapi tetap aja balik lagi ha.. ha..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s